18 April 2018

R.I.P. Ceppy

Hari Ahad lalu saya memiliki teman baru, namanya Jefry. Pengganti si Ceppy. Si Ceppy mati karena faktor usia. Dan saya merasa berdosa, karena si Ceppy mati sebagai jomblo. Hal yang sangat ditakuti seluruh jombo seantero bumi. Kalau dapat pertanyaan tentang mati? Rata-rata mereka menjawab, "Jangan dulu lah,, belum nikah...". Sesugih apapun kamu saat ini, kamu sepenuhnya sadar bahwa surgawinya kehidupan pasca nikah takkan terbeli uang sebanyak apapun. Maka jadilah slogan penting para jomblo, jangan mati sebelum nikah.

Sebenarnya dulu sempat saya akan menikahkan si Ceppy, setidaknya saya sudah coba kenalkan dia dengan si Mawar. Rupanya si Ceppy mungkin punya standar tinggi dalam menilai lawan jenis. Si Mawarpun mati mengenaskan setelah ia bunuh diri pasca ditolak dengan tragis oleh si Ceppy. Maka akhirnya seperti karma, kasihan betul si Ceppy, mati sebagai jomblo. Semoga tidak sampai dialami si Jefry. Nanti saya harus mencarikan calon istrinya, saya juga yang akan menikahkan, dan biar saya juga yang membesarkan anak-anak mereka kelak. Walaupun sampai sekarang belum tahu persis bagaimana cara mengawinkan ikan cupang hingga beranak-pinak.

Ya, mendiang Ceppy dan si Jefry adalah ikan cupang, ikan lageu kalau kata si upin ipin. hehehe..

Menikahkan ikan gak perlu seketat rukun nikah untuk muslim. Ikan cewek gak perlu wali, ikan cowok juga gak perlu mahar, dan gak perlu ada ijab kabul, saksi segala macem, apalagi sampai harus bilang-bilang ke Kantor Urusan Agama. Ngapain.. Langsung weh kawinkeun, mereka ga perlu cinta, saat naluri sudah timbul, langsung saja eksekusi. Gak perlu takut digrebek pak RT, apalagi dipersoalkan pemerintah yang cemburu soal usia dini atau tidak. Hamil di luar nikahpun bukan aib keluarga.

Tapi kasihan juga si ikan, karena gak pernah diatur soal berhubungan dengan lawan jenis, berpisahnyapun bisa kapan saja. Gak jahat jika ada ikan usai mencoblos langsung pergi ke TPS lain. Coba kalau manusia begitu, minimal dimaki-maki ibu-ibu  radikal nan garis keras!

Udahan ah.. sama sekali gak ada faedahnya isi tulisan ini.. cuih!!


0 komentar:

Posting Komentar