Saya pernah jadi guru kelas, dan msh jd guru sampe skrg. .
.
Dulu saya pas ngajar, pas beban ekonomi luar biasa. Tekanan masalah jg luar biasa.
.
.
Kebayang, jika ada letupan sedikit saja di kelas. Niscaya saya dah gampang ngamuk. Tp guru ya guru. Udah nahan2. Udah nyabar2in. Tetap senyum. Tetap ceria. Dan hrs membuat suasana kelas bahagia. Tanpa bs cerita, betapa sedang susah.
.
.
Maka sebagai murid... Sebagai orang tua murid. Sebagai santri. Sebagai orang tua santri. Hadiah doa. Tanpa henti. Terus menerus. Untuk guru2 kita semua. Adalah sebuah kebaikan. Kita ga bisa membiarkan para guru, hidup tanpa doa kita. Ga bisa guru2 ngandelin pemerintah. Ga bisa guru2 ngandelin jg pemasukan. Kita minta dg doa2 kita, agar para guru diberikan rizki yang cukup, u/ dirinya dan keluarganya. Dicukupkan Allah. Diberi ketenangan. Diberi kenyamanan. Diberi kelapangan hati. Keluasan hati. Kesabaran tanpa batas.
.
.
Indonesia, dan dunia. Perlu guru2. Merekalah cahaya bumi ini. Tanpa guru, berantakan dan kacaulah seisi bumi. Berselimutlan kebodohan, kerusakan, dan kejahatan.
.
.
Ini saya tuliskan, sebagai keprihatinan, lagi2 trjadi, kejadian yang membawa seorang guru, masuk penjara polisi. Semoga Allah bikin damai 1 negeri, 1 dunia. Saya ga nyalahin siapa2. Ga ngerti juga. Tapi saya memahami, beban berat seorang guru. Sementara, kesejahteraan dan penghargaan, belom dan ga akan pernah sebanding. Hanya doa, dan iringan doa, dari saya dan kita semua, u/ semua yang pernah jadi guru kita, di semua jenjang. Dan semua guru, di Indonesia dan manca negara.
.
.
Teriring juga doa u/ semua official sekolah, pesantren, dan semua santri, siswa, pesantren, madrasah, dan sekolah. Juga kampus2 dg semua stakeholders nya.
.
.
Duhai para guru... Hasbunallaahu wani'mal wakiil. Ni'mal maulaa wani'mannashiir. Laa hawla wala quwwata illaa billaahil 'Aliyyil 'Azhiim. Cukuplah Engkau wahai Allah, bagi semua guru di dunia ini.
-----------------------------------------------------
Sumber: IG: @yusufmansurnew







0 komentar:
Posting Komentar